3 Nen Me Shakaijin
Arti dari judul di atas adalah, tahun ketiga sebagai shakaijin. Apa itu shakaijin?
Dalam Bahasa Jepang, shakai berarti masyarakat, jin berarti orang. Tetapi maknanya adalah, orang yang sudah menyelesaikan studinya dan terjun ke masyarakat dalam arti bekerja secara penuh. Kalau pelajar yang sambil kerja sampingan biasanya tidak disebut shakaijin.
Anyway… ada apa gerangan dengan shakaijin? Pada saat aku masuk ke pekerjaan yang sekarang 2 tahun yang lalu, senior-senior itu terlihat “wah”, kerjanya juga cekatan, masalah-masalah selalu bisa diselesaikan, pengaturan waktunya juga bagus, terprogram, dan lain sebagainya. “Bagaimana ya biar bisa seperti mereka-mereka ini?” pertanyaan itu yang sering terlintas di benak, bahkan sampai sekarang, pada saat aku harusnya berada dalam posisi mereka. Hmm… bukan hal yang mudah yah untuk jadi orang yang efisien.
Dalam postingan kali ini, aku ingin me-list sikap-sikap seperti apa saja sih yang menunjukkan keefisienan seseorang.
- Berpikiran logis dan kritis : Pola pikirnya selalui dilatar belakangi dengan alasan-alasan sehingga dia mengambil suatu keputusan. Keputusan itu tidak harus benar, tapi landasan pola pikir yang dia gunakan untuk mengambil keputusan itu, membuat kita mudah mengerti akan keputusan tersebut, walaupun kadang kita tidak setuju. Sedangkan terhadap orang lain, dia berpikiran kritis, selalu bertanya “mengapa?” kepada pola pikiran orang yang tidak sesuai dengan yang dia harapkan.
- Bertindak cepat : Ada aturan 5 menit (atau 10 menit, tergantung dengan selera masing-masing) yang mengatakan, kalau suatu pekerjaan dapat dilakukan kurang dari 5 menit, maka lakukanlah pekerjaan itu saat itu juga, tanpa harus menunggu yang lainnya. Dengan begitu, kita dapat mengurangi beban pikiran akibat pekerjaan yang menumpuk. (Tapi dalam prakteknya susah loh. apalagi dengan orang yang terbiasa dengan menunda pekerjaan)
- Melakukan perencanaan pekerjaan : Bahkan untuk pekerjaan kecil pun, selalu membiasakan untuk meluangkan waktu untuk brainstorming, apa-apa saja pekerjaan yang harus dilakukan, sampai kapan harus









